Category Archives: Berita

RAMADHAN 1435 H TIBA

Standard

Ramadhan tiba……

Ramadhan tiba…..

KAMI KELUARGA BESAR SUKU DINAS KESEHATAN JAKARTA TIMUR, mengucapkan :

” SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN “

 

 

 

Advertisements

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL ( JKN )

Standard

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN)

  • MULTI MANFAAT UNTUK SEMUA

    Jangan mau menjadi sadikin, sakit sedikit, langsung miskin. Karena mereka tak punya biaya berobat, apalagi berbiaya besar dari tindakan operasi. Sungguh memberatkan…!. Padahal, semua Warga Indonesia dapat terhindar dari musibah ini. Nah mau tahu caranya ?

    Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mempunyai multi manfaat, secara medis dan maupun non medis. Ia mempunyai manfaat secara komprehensive; yakni pelayanan yang diberikan bersifat paripurna mulai dari preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Seluruh pelayanan tersebut tidak dipengaruhi oleh besarnya biaya iuran bagi peserta. Promotif dan preventif yang diberikan bagi upaya kesehatan perorangan (personal care).

    JKN menjangkau semua penduduk, artinya seluruh penduduk, termasuk warga asing harus membayar iuran dengan prosentase atau nominal tertentu, kecuali bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, iurannya dibayar oleh pemerintah. Peserta yang terakhir ini disebut sebagai penerima bantuan iuran. Harapannya semua penduduk Indonesia sudah menjadi peserta JKN pada tahun 2019.

    JKN akan dimulai per 1 Januari 2014. Jaminan kesehatan ini merupakan bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. JKN yang dikembangkan di Indonesia merupakan bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang diselenggarakan dengan menggunakan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib (mandatory). Hal ini berdasarkan Undang-Undang No.40 Tahun 2004 tentang SJSN dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak.

  • MANFAAT JKN

    Ada 2 (dua) manfaat Jaminan Kesehatan, yakni berupa pelayanan kesehatan dan Manfaat non medis meliputi akomodasi dan ambulans. Ambulans hanya diberikan untuk pasien rujukan dari Fasilitas Kesehatan dengan kondisi tertentu yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

    Paket manfaat yang diterima dalam program JKN ini adalah komprehensive sesuai kebutuhan medis. Dengan demikian pelayanan yang diberikan bersifat paripurna (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) tidak dipengaruhi oleh besarnya biaya premi bagi peserta. Promotif dan preventif yang diberikan dalam konteks upaya kesehatan perorangan (personal care).

    Meskipun manfaat yang dijamin dalam JKN bersifat komprehensif namun masih ada yang dibatasi, yaitu kaca mata, alat bantu dengar (hearing aid), alat bantu gerak (tongkat penyangga, kursi roda dan korset). Sedangkan yang tidak dijamin meliputi:

    • Tidak sesuai prosedur
    • Pelayanan diluar Faskes Yg bekerjasama dng BPJS
    • Pelayanan bertujuan kosmetik
    • General check up, pengobatan alternatif
    • Pengobatan untuk mendapatkan keturunan, Pengobatan Impotensi
    • Pelayanan Kesehatan Pada Saat Bencana
    • Pasien Bunuh Diri /Penyakit Yg Timbul Akibat Kesengajaan Untuk Menyiksa Diri Sendiri/ Bunuh Diri/Narkoba

PRINSIP JKN

Jaminan Kesehatan Nasional mengacu pada prinsip asuransi sosial sesuai dengan amanat UU SJSN, yaitu; Nirlaba, wajib membayar iuran, gotong royong, portabilitas, equalitas dan transparan akuntabel, effektif effisien serta dana yang dikelola sepenuhnya digunakan untuk manfaat sebesar-besarnya bagi peserta JKN.

Kepesertaan bersifat wajib, artinya semua penduduk termasuk warga negara asing yang bekerja dan tinggal lebih dari 6 (enam) bulan harus ikut menjadi peserta JKN. Seluruh peserta harus membayar iuran dengan prosentase atau nominal tertentu, kecuali bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. Mereka iurannya dibayar oleh pemerintah. Peserta yang terakhir ini disebut sebagai penerima bantuan iuran (PBI). Perubahan data PBI akan di upadte setiap 6 (enam) bulan sekali.

Untuk menjadi peserta JKN, masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui pemberi kerja dan pekerjanya kepada Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) atau PT Askes terdekat. Sedangkan bagi peserta PBI, pendaftaran peserta dilakukan oleh pemerintah.

JKN di Indonesia, penerapannya melalui mekanisme asuransi sosial dengan prinsip kendali biaya dan mutu. Yakni integrasinya pelayanan kesehatan yang bermutu dengan biaya yang terkendali. Keuntungan memiliki asuransi kesehatan sosial selain premi yang terjangkau dengan manfaat komprehensif, kepastian pembiayaan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan (sustainabilitas) dan dapat dilayani di seluruh wilayah Indonesia ( portabilitas).

Untuk mengetahui lebih dalam dapat menampilkan / mengunduh file berikut :

bukupegangan_sosialisasi jkn

SUMBER :

Puskesmas Ramah Anak

Standard

Puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Administrasi Jakarta Timur, baik Puskesmas Kecamatan maupun Puskesmas Kelurahan  secara bertahap akan diupayakan menjadi puskesmas ramah anak, yang memberikan pelayanan kepada anak secara ramah, lengkap dan terpadu. Upaya menjadikan seluruh Puskesmas menjadi Puskesmas ramah anak tersebut, selain untuk memberikan pelayanan yang memadai kepada anak-anak, juga dalam rangka mendukung Kota Administrasi Jakarta TImur sebagai kota layak anak.

Pada dasarnya, untuk menjadikan Puskesmas ramah anak itu harus ditunjang oleh dua hal, yaitu SDM serta sarana prasarana lengkap dan memadai untuk melayani anak. Terutama untuk penyediaan sarana prasarana yang lengkap dan memadai tersebut, perlu dukungan pemerintah dan semua pihak untuk mewujudkannya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten / Kota Layak Anak, pada pasal 10 terdapat indikator KLA untuk klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan , yaitu :

  1. Angka Kematian Bayi
  2. Prevalensi kekurangan gizi pada balita
  3. Persentase Air Susu Ibu ( ASI ) Eksklusif
  4. Jumlah Pojok ASI
  5. Persentase Imunisasi dasar lengkap
  6. Jumlah lembaga yang memberikan pelayanan kesehatan reproduksi dan mental.
  7. Jumlah anak dari keluarga miskin yang memperoleh akses peningkatan kesejahteraan
  8. Persentase rumah tangga dengan akses air bersih
  9. Tersedia kawasan tanpa rokok.

Dalam menjadikan Puskesmas di Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi Puskesmas ramah anak, maka seluruh Puskesmas  di Kota Admnistrasi Jakarta Timur mulai berbenah diri. Ada beberapa kegiatan  yang sudah dilakukan Puskesmas sejak beberapa tahun terakhir untuk mencapai indikator KLA  yaitu adanya  poli MTBS ( Manajemen Terpadu Balita Sakit ) yaitu poli khusus anak usia 2 bulan sampai 5 tahun. Pembentukan dan pelaksanaan Kelompok Pendukung Ibu ( KP IBU ) untuk meningkatkan ASI Eksklusif, Pembukaan Therapeutic Feeding Centre ( TFC ) di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Puskesmas Kecamatan Ps Rebo dan Puskesmas Kecamatan Ciracas. TFC adalah salah satu pelayanan kesehatan untuk mendukung penurunan prevalensi kekurangan gizi pada balita.  Selain itu secara bertahap mulai membuat Ruang menyusui dan ruang / pojok bermain anak yang dilengkapi dengan perpustakaan untuk anak-anak.

Sesuai dengan Permenkes No 15 Tahun 2013 tentang tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui dan / atau Memerah Air Susu Ibu, maka persyaratan kesehatan Ruang Asi ( pasal 10 ) adalah sbb :

  1. Tersedianya ruang khusus dengan ukuran minimal 3×4 m2 dan/atau disesuaikan dengan jumlah pekerja perempuan yang sedang menyusui.
  2. Ada pintu yang dapat dikunci, yang mudah dibuka / ditutup.
  3. Lantai keramik/semen/karpet.
  4. Memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup.
  5. Bebas potensi bahaya di tempat kerja termasuk bebas polusi.
  6. Lingkungan cukup tenang jauh dari kebisingan.
  7. Penerangan dalam ruangan cukup dan tidak menyilaukan.
  8. Kelembapan berkisar antara 30-50% maksimum 60%
  9. Tersedia wastafel dengan air mengalir untuk cuci tangan dan mencuci peralatan.

Selain persyaratan tempat diatas,  juga ada persyaratan peralatan yang harus ada di Ruang menyusui ( Pasal 11)  yaitu :

a. Peralatan Menyimpan ASI

  1. Lemari pendingin ( refrigerator ) untuk menyimpan ASI
  2. Gel pendingin ( ice pack )
  3. Tas untuk membawa ASI perahan ( cooler bag )
  4. Sterilizer botol ASI

b. Peralatan Pendukung

  1. meja tulis
  2. kursi dengan sandaran untuk ibu memerah susu
  3. konseling menyusui kit
  4. media KIE tentang ASI dan IMD
  5. Lemari penyimpan Alat
  6. Dispenser dingin dan panas
  7. Alat Cuci botol
  8. Tempat sampah dan penutup
  9. Penyejuk ruangan ( AC / kipas angin )
  10. Nursing Apron / kain pembatas / pakai krey untuk memerah ASI
  11. Waslap untuk kompres payudara
  12. Tisu / lap tangan
  13. Bantal untuk menopang saat menyusui

Permenkes-No.-15-th-2013-ttg-Fasilitas-Khusus-Menyusui-dan-Memerah-ASI

Pelantikan Kepala Sudinkes Jakarta Timur 2013

Standard

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur saat ini mendapat Kepala Sudin yang baru, yaitu drg Yuditha, MKes, yang tadinya Kepala UPT Jamkesda. Sedangkan Ka Sudin kesehatan yang lama yaitu dr Safaruddin MARS pindah menjadi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Pelantikan dilakukan pada tanggal 5 Juli 2013 ( Jum’at ) dan sertijab dilakukan pada hari Rabu, 10 Juli 2013.